Apa Kabar Salatiga – Menjelang pelaksanaan pengamanan arus mudik dan balik Lebaran melalui Operasi Ketupat Candi 2026, jajaran Polres Salatiga memusnahkan ratusan knalpot brong serta ribuan botol minuman keras hasil penindakan.
Pemusnahan barang bukti tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Salatiga menjelang perayaan Idul Fitri 2026.
Barang Bukti Hasil Penindakan Operasi
Dalam kegiatan pemusnahan tersebut, aparat kepolisian memusnahkan sebanyak 287 knalpot brong serta 3.997 botol minuman keras (miras) berbagai merek yang sebelumnya disita dari hasil operasi penyakit masyarakat (pekat).
Barang bukti tersebut merupakan hasil penertiban yang dilakukan polisi selama beberapa waktu terakhir dalam rangka menciptakan situasi yang kondusif menjelang Lebaran.
Knalpot brong diketahui kerap menimbulkan kebisingan dan mengganggu ketertiban umum, sementara peredaran miras ilegal dinilai berpotensi memicu berbagai tindak kriminalitas.

Baca juga: Pemkot Salatiga Percepat APBD Perubahan 2026, Target Serapan 40 Persen
Ciptakan Kondisi Aman Jelang Lebaran
Kapolres Salatiga menegaskan bahwa kegiatan pemusnahan barang bukti ini merupakan bentuk komitmen kepolisian dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.
Melalui langkah tersebut, pihak kepolisian berharap masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan suasana yang aman, nyaman, dan kondusif.
Selain itu, operasi penertiban terhadap berbagai bentuk pelanggaran juga akan terus dilakukan selama masa pengamanan Lebaran.
Bagian dari Persiapan Operasi Ketupat
Kegiatan pemusnahan barang bukti ini juga menjadi bagian dari rangkaian persiapan pelaksanaan Operasi Ketupat Candi 2026 yang akan melibatkan berbagai unsur pengamanan.
Operasi tersebut bertujuan untuk mengamankan arus mudik, arus balik, serta berbagai aktivitas masyarakat selama periode libur Lebaran.
Imbauan kepada Masyarakat
Polres Salatiga juga mengimbau masyarakat untuk turut menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.
Masyarakat diminta tidak menggunakan knalpot brong serta menghindari konsumsi maupun peredaran minuman keras ilegal yang dapat memicu gangguan keamanan.
Dengan sinergi antara aparat keamanan dan masyarakat, diharapkan situasi di Kota Salatiga tetap aman dan kondusif selama perayaan Idul Fitri 2026.






