SALATIGA – Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Republik Indonesia (Dukbangga RI), Ratu Ayu Isyana, bersama perwakilan Kemendagri, melakukan kunjungan kerja ke Kota Salatiga. Rombongan meninjau pelaksanaan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Tegalrejo dan mengikuti agenda Makan Bergizi Gratis (MBG) bersama kelompok 3B, yaitu Busui, Bumil, dan Balita nonPAUD.
Baca Juga: Keluarga di Salatiga Dihadang Diduga Debt Collector Usai Keluar dari Kampus UIN
Wali Kota Salatiga, Ketua TP PKK, Wakil Wali Kota, dan kepala OPD menyambut kedatangan Wamen. Kegiatan berlangsung di dua lokasi, yaitu SPPG Tegalrejo dan Posyandu RW 9 Tegalrejo pada Selasa (25/11/2025).
Setelah kegiatan MBG, Wamen dan rombongan menyampaikan bantuan gizi langsung ke rumah warga penerima manfaat. Mereka juga memberikan edukasi tentang pola asuh, kesehatan keluarga, serta langkah pencegahan stunting.
Usai peninjauan, Wamen Dukbangga Ratu Ayu Isyana menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Salatiga. Ia menilai alur pelayanan di SPPG Tegalrejo berjalan sangat baik. Ia juga menyebut bahwa ahli gizi sudah menyusun menu sesuai kebutuhan anak, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita nonPAUD. Menurutnya, langkah ini sangat efektif untuk mencegah stunting sejak dini.
Baca Juga: CKG Salatiga Tembus 36 Persen, Masyarakat Makin Sadar
Wali Kota Salatiga, Robby Hernawan, kemudian membagikan temuan kondisi memprihatinkan di salah satu rumah warga yang menerima manfaat. Ia menjelaskan bahwa tumbuh kembang anak tidak hanya bergantung pada gizi, tetapi juga sanitasi. Ia menyoroti kondisi rumah kecil yang dihuni tujuh orang dengan fasilitas jamban yang kurang layak. Ia menegaskan bahwa Dinas Perkim akan menindaklanjuti temuan tersebut agar keluarga tersebut mendapat fasilitas sanitasi yang memadai.
Salah satu penerima manfaat, Wamen Dukbangga Ida Nugraheni, merasa senang dengan perhatian pemerintah. Ia mengaku mendapatkan banyak edukasi dari Wamen dan Wali Kota. Ia berharap program ini dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi keluarga yang berisiko stunting.






