Apa Kabar Salatiga – Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Salatiga terus melakukan pembenahan menyeluruh dengan memperketat sistem kurasi produk sebagai bagian dari program revitalisasi. Langkah ini dilakukan untuk menjadikan Dekranasda Salatiga sebagai etalase UMKM berkelas yang mampu menampilkan produk unggulan dengan kualitas tinggi, berdaya saing, dan memiliki nilai jual yang kuat di pasar regional maupun nasional.
Revitalisasi ini menjadi bagian dari strategi besar pemerintah daerah dalam mendorong pertumbuhan UMKM lokal agar naik kelas dan mampu bersaing di tengah ketatnya persaingan industri kreatif.
Kurasi Produk Diperketat Demi Kualitas dan Daya Saing
Pengurus Dekranasda Salatiga menegaskan bahwa pengetatan kurasi dilakukan untuk memastikan setiap produk yang dipajang benar-benar memenuhi standar kualitas, baik dari sisi bahan, desain, fungsi, maupun kemasan. Kurasi tidak lagi hanya menilai aspek estetika, tetapi juga memperhatikan konsistensi produksi, legalitas usaha, serta potensi pengembangan pasar.
“Kami ingin Dekranasda menjadi etalase produk UMKM terbaik, bukan sekadar tempat menitipkan barang. Produk yang masuk harus mencerminkan kualitas dan identitas UMKM Salatiga,” ujar salah satu pengurus Dekranasda.
Revitalisasi Ruang Pamer Lebih Modern dan Representatif
Selain kurasi produk, Dekranasda Salatiga juga melakukan revitalisasi ruang pamer agar tampil lebih modern, nyaman, dan representatif. Penataan ulang dilakukan dengan konsep display tematik, pencahayaan yang optimal, serta penataan produk yang menonjolkan nilai estetika dan cerita di balik setiap karya UMKM.
Revitalisasi ini diharapkan dapat memberikan pengalaman berbelanja yang lebih menarik bagi pengunjung sekaligus meningkatkan citra produk UMKM lokal sebagai produk yang berkualitas dan bernilai tinggi.

Baca juga: Pemkot Salatiga Bentuk UPTD PPA Tangani Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak
Dorong UMKM Naik Kelas dan Profesional
Pengetatan kurasi juga menjadi pemicu bagi para pelaku UMKM untuk terus berbenah dan meningkatkan profesionalisme. Dekranasda Salatiga tidak hanya berperan sebagai ruang pamer, tetapi juga sebagai pusat pembinaan UMKM melalui pendampingan desain, peningkatan kualitas kemasan, hingga strategi pemasaran.
UMKM yang belum lolos kurasi tetap mendapatkan pendampingan agar dapat memperbaiki kualitas produknya dan berkesempatan kembali mengikuti proses seleksi.
“Kami ingin UMKM tidak berkecil hati. Justru ini menjadi motivasi agar mereka terus berkembang dan naik kelas,” kata pengurus lainnya.
Etalase UMKM Berkelas untuk Perluasan Pasar
Dengan konsep etalase UMKM berkelas, Dekranasda Salatiga diharapkan menjadi pintu masuk bagi produk-produk lokal untuk menembus pasar yang lebih luas. Produk yang lolos kurasi akan lebih siap dipromosikan dalam berbagai pameran, kegiatan promosi, hingga kerja sama dengan mitra usaha dan sektor pariwisata.
Keberadaan Dekranasda sebagai etalase juga dinilai strategis dalam memperkuat branding UMKM Salatiga sebagai produk kreatif yang memiliki ciri khas dan kualitas unggul.
Komitmen Berkelanjutan Majukan UMKM Lokal
Dekranasda Salatiga menegaskan komitmennya untuk terus melakukan pembenahan secara berkelanjutan, baik dari sisi manajemen, kurasi, maupun pengembangan UMKM binaan. Revitalisasi ini menjadi langkah nyata dalam mendukung visi pemerintah daerah untuk memperkuat ekonomi kerakyatan berbasis UMKM.
Dengan kurasi yang semakin ketat dan konsep etalase yang lebih profesional, Dekranasda Salatiga optimistis mampu menjadi pusat promosi UMKM berkelas yang membanggakan dan berkontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.






